Salah satu temanku berkata, " Aku berada di satu titik dimana aku sedang benci terhadap seseorang, dia saudaraku sendiri dan aku hampir sangat benci di buatnya. Karena semua perlakuannya terhadapku. Dan aku bercerita kepada seseorang temanku yang dahulunya juga teman dekat saudaraku itu. Dan aku tahu kenapa ada kata 'dahulu' di pertemanan mereka. Aku cerita semuanya ke dia dan aku mendapati emosiku yang semakin menjadi-jadi terhadap saudaraku itu. Tapi akhirnya aku sadar akan sesuatu, setelah aku belajar tentang alasan mengapa saudaraku memperlakukanku seperti itu, hanya semata ingin melindungiku. Aku sayang kakakku sekarang dan aku tahu fakta mengapa teman lama kakakku itu membuat emosiku menjadi-jadi, karena aku bercerita pada orang yang salah.."
Teman, kalian dapat belajar setelah kalian melalui hal tersebut. Dan tak pernah ada kata terlambat untuk membenahinya. Itu kelurgamu sendiri,tak mungkin dia melakukan suatu hal tanpa alasan tertentu. Meskipun terkadang cara mereka salah. Seorang teman yang baik adalah seorang teman yang mampu membuatmu tenang dan belajar akan hal yang dapat membuatmu emosi itu, bukan malah membuatmu semakin emosi dan membenci saudaramu sendiri. Baiknya kalian memilih orang yang tepat untuk menampung ceritamu,yang dapat menjadi pendengar yang baik dan bahkan dapat menjadi pemecah solusi yang baik. Bukan pada mereka yang hanya dapat menyulutkan emosimu dan malah dapat menyulutkan emosinya juga. Lihatlah latar belakang mereka terhadap seseorang yang akan kamu ceritakan, apakah dia menyimpan kebencian juga terhadap orang yang akan kamu ceritakan atau tidak. Bila kamu bercerita terhadap orang yang menaruh kebencian yang sama terhadap orang yang kamu ceritakan, maka tak akan pernah selesai masalahmu. Carilah seseorang yang mungkin tak pernah mengetahui orang yang akan kamu ceritakan, dan sebaiknya jangan cerita pada teman sebayamu, ceritalah pada mereka yang lebih dewasa dari kamu. Karena apabila kalian bercerita dengan teman sebayamu, mungkin emosional mereka kurang-lebih sama denganmu dan mereka akan sama marahnya denganmu.
Kalian dapat membedakan orang yang baik untuk diajak bercerita atau tidak. Caranya mudah.Lihatlah cara mereka berbicara, lembut atau kasar caranya. Lihat bagaimana mereka menanggapi ceritamu, apakah mereka semakin membuat emosi atau malah menenangkanmu. Lihat solusi atau saran yang mereka tawarkan, baik atau burukkah. Lihatlah cara mereka belajar terhadap masa lalu atau masa sekarang mereka, cara mereka melalui masalahnya, dengan ketenangan atau masih dengan emosi mereka, karena terkadang meskipun mereka pernah mempunyai masalah dengan orang yang akan kamu ceritakan tetapi dia dapat melaluinya dengan ketenangannya atau justru belajar dari hal itu, itulah yang dapat membuatmu lebih tenang nantinya. Yang lebih awal adalah lihatlah bagaimana latar belakang mereka terhadap orang yang akan kamu ceritakan, karena hal itu akan menentukan hasil yang akan kamu dapat. Hopefully make you can choose which one is good and which one is bad.
With Love, Erline Cyntia Visca
Good Listener or Bad Listener
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih, Dan anda boleh berkomentar, ataupun bercerita-Personal Contact